Kasus Pembagian Harta Warisan

Selamat Datang dan selamat berkunjung di website kami Kantor Hukum, Advokat, Pengacara, Konsultan Hukum dan Mediator RAM & PARTNERS, sering membantu dalam proses pembagian harta warisan baik yang beragama Islam maupun non muslim. Pada prinsip dalam pembagian warisan hendaknya dilakukan secara kekeluargaan dengan memperhatikan keadilan sesama ahli warisnya. Pembagian warisan dapat dilakukan dengan menggunkan hukum Adat, Hukum Islam atau Hukum Perdata, namun tergantung kesepakatan para ahli warisnya.

Pembagian harta waris secara Islam adalah wajib, namun harta warisan itu hak dan hak itu harus diminta dan boleh untuk tidak diminta atau tidak diambil, sebagaimana firman Allah SWT Q.S. An-Nisa’ ayat 13: “(Hukum-hukum waris tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar”.

Dalam pasal 171 Kompilasi Hukum Islam, ada beberapa ketentuan mengenai kewarisan ini, yaitu:

hukum kewarisan adalah hukum yang mengatur tentang pemindahan hak pemilikan harta peninggalan (tirkah) pewaris, menentukan siapa-siapa yang berhak menjadi ahli waris dan berapa bagiannya masing-masing.

Pewaris adalah orang yang pada saat meninggal berdasarkan putusan Pengadilan beragama Islam,  meninggalkan ahli awaris dan harta peninggalan.

Ahli waris adalah orang yang  pada saat meninggal dunia mempunyai hubungan darah atau hubungan perkawinan dengan pewaris, beragama Islam dan tidak terhalang karena hukum unutk menjadi ahli waris.

Harta peninggalan adalah harta yang ditinggalkan oleh pewaris baik yang berupa harta benda yang menjadi hak miliknya maupun hak-haknya.

Harta warisan adalah harta bawaan ditambah bagian dari harta bersama setelah digunakan untuk keperluan pewaris selama sakit sampai meninggalnya, biaya pengurusan jenazah,  pembayaran hutang dan pemberian untuk kerabat.

Wasiat adalah pemberian suatu benda dari pewaris kepada orang-orang lain atau lembaga yang akan berlaku setelah pewaris meninggal dunia.

Hibah adalah pemberian suatu benda secara sukarela dan tanpa imbalan dari        seseorang kepada orang lain yang masih hidup untuk dimiliki.

Baitul Maal adalah balai harta keagamaan.

Related posts

Leave a Comment

WhatsApp chat